Pengikut

Jumat, 06 Mei 2011

Banjir Rendam Pematang Buluh



52 Rumah Terendam, 38 KK Mengungsi

BANJIR: Selain di Kabupaten Tanjab Barat, banjir juga melanda kawasan Desa Sungkai Kilangan II Kecamatan Bajubang, di Kabupaten Batanghari .
KUALATUNGKAL - Sedikitnya 52 unit rumah warga di Desa Pematang Lumut Dusun Pematang Buluh Kecamatan Betara, terendam banjir dengan ketinggian lebih kurang 40 cm. Banjir tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan yang menguyur wilayah Tanjab Barat dalam beberapa hari belakang ini, ditambah dengan adanya air kiriman dari Tebing Tinggi yang bermuara di Sungai Pematang Buluh.
Kapolres Tanjab Barat, AKBP Mintarjo, melalui Kapolsek Betara, AKP Susilo, saat dikonfirmasi mengatakan, banjir yang terjadi di Pematang Buluh Kecamatan Betara tersebut, memang akibat hujan yang terus menguyur daerah itu, serta air kiriman dari Tebing Tinggi yang bermuara di Sungai Pematang Buluh.
Diungkapkannya, rumah warga yang terendam banjir ada sebanyak 52 unit. Saat ini penghuni 38 unit rumah yang terendam banjir tersebut, telah mengungsi ke SD Pematang Buluh. “Saat ini masyarakat masih menunggu bantuan Pemkab,” jelasnya saat dikonvirnasi via ponselnya.
Untuk meringankan beban warga yang terkena banjir, Kapolda Jambi, Brigjen Pol Bambang Suparsono melalui Kapolres Tanjab Barat, AKBP Mintarjo, telah memberikan bantuan berupa mie instan, kopi, gula, dan air minum dalam kemasan. Bantuan tersebut langsung diterima oleh perwakilan warga Pematang Buluh.
Terpisah, Peltu Sekda Tanjab Barat, Ir. Firdaus Khattab, menyebutkan jika Pemkab Tanjab Barat saat ini masih mendata jumlah korban musibah banjir tersebut. “kita menunggu laporan jumlah korban dari Camat Betara,” jelasnya.
Ditambahkannya, setelah data diberikan, akan langsung dikirimkan bantuan oleh Pemkab Tanjab Barat melalui Dinas Sosnakertran. Lebih jauh Firdaus mengatakan, sampai saat ini data korban banjir Pematang Buluh belum masuk. “Mungkin saat ini camat masih mendata. Kita tidak bisa memberikan bantuan sebelum ada data jelas mengenai jumlah korban banjir tersebut,” timpalnya.
(ydn/imm

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar