Pengikut

Kamis, 07 April 2011

Hujan Seharian, Banjir Kembali Kepung Martubung Medan Labuhan


MARELAN - Akibat hujan seharian kawasan Martubung kembali dikepung banjir bahkan sejumlah warga di sana sudah mulai mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Meski banjir hanya merendam setinggi setengah meter yang dialami sejak Selasa pagi (05/04/2011).

Akantetapi banjir air keruh dan gatal itu membuat warga gerah serta jalan lintas di kelurahan tangkagan serta simpang UKA Martubung rawan kemacetan bahkan pasar disana menjadi lumpuh akibat banjir.

Belum ada tindakan signifikan dari pihak Muspika guna mengatasi kondisi banjir di kawasan Martubung tersebut, sejumlah warga melaporkan, banjir tersebut terjadi kemungkinan akibat maraknya aksi penimbunan lahan mengakibatkan laha resapan air berkurang ditambah lagi saluran drainase sangat buruk di kawasan Martubung.

"Kami terus bertahan didalam genangan air ini sampai air banjir surut, semua perabotan rumah tangga kami terendam sebab mau kemana lagi kami mengungsi dimana-mana air sudah mengepung, hingga kini belum ada bantuan diberikan Pemerintah baik bantuan dana maupun bantuan kesehatan,"ungkap sejumlah warga korban banjir.

Tak hanya merendam ratusan unit rumah warga ternyata banjir hujan lebat ini menyengsarakan para pengendara sepeda motor hingga tak jarang mesin motor menjadi mogok,"Kesal kali, setiap banjir disini pasti macet dan membuat busi motorku tak hidup lagi, maunya kedepan Pemerintah benar-benar perhatikan kondisi saluran drainase serta perbaiki tanggul di Medan Utara ini agar kedepan tak lagi begini,"kata Iwan (35) seorang pengendera sepeda motor yang mogok di Simpang
Martubung Medan Labuhan .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar