Pengikut

Minggu, 24 April 2011

Tiga Sungai di Medan Tercemar

MEDAN - Tiga sungai besar yang membelah kota Medan teridentifikasi mengandung zat pencemar. Kondisi tiga sungai ini terlalu berat menanggung beban lingkungan. Persoalan ini makin buruk lantaran sejumlah perusahaan membuang limbahnya di sungai tanpa ada instalasi pengolah limbah.
"Pencemaran memang terjadi di sungai-sungai itu. Secara kasat mata sudah bisa dilihat. Beban lingkungan di tiga DAS ini paling berat karena pertumbuhan pemukiman warga yang semakin padat," hal ini di katakan  Koordinator DPP ASWD Roy Andre , minggu (24/04) di Medan. Tiga sungai yang dimaksud adalah Sungai Deli, Belawan, dan Babura. Sungai Babura selanjutnya bersatu dengan Sungai Deli bermuara di utara Medan.
Menurut Roy, mestinya ada gerakan simultan untuk menyelamatkan kondisi sungai yang ada di Medan. Persoalan ini kompleks karena hunian baik industri maupun pemukiman warga sudah ada jauh sebelum ada niat untuk menyelamatkan lingkungan sungai.
Roy mengatakan, untuk melihat kondisi lingkungan di tiga sungai itu bisa dilihat dari keragaraman biota yang ada. Keberadaan biota di sungai itu cukup baik sebagai bioindikator kondisi sungai. Semakin banyak biota dalam sungai, katanya, semakin memungkinan makhluk hidup ada di sana. Artinya kondisi sungai masih terjaga baik.
Berdasarkan data Bapedalda Sumut, di sepanjang DAS Deli terdapat 89 saluran pembuangan limbah domestik ke sungai. Di sepanjang sungai 71 kilometer (km) ini terdapat 48 lokasi pembuangan sampah pada bantaran sungai. Sungai Deli mempunyai anak sungai antara lain Sungai Sikambing, Sungai Babura, Sungai Petani, dan Sungai Simaimai.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar