Pengikut

Rabu, 09 Maret 2011

Aliran Air PDAM Terhenti dan Keruh

Dumai - Sejak beberapa minggu belakangan pasokan air PDAM Dumai ngadat. Bahkan distribusinya ke rumah pelanggan sempat terhenti. Kalau pun mengalir, kualitas airnya menurun karena keruh.Alhasil saat pasokan tersebut mandeg, sejumlah pelanggan terpaksa memanfaatkan air sumur. Hal itu terpaksa dilakukan meskipun kualitas air sumur juga jelek.

Iwan, warga Jalan Sultan Syarif Kasim, Minggu (23/1) mengatakan keiinginanya untuk berlangganan air PDAM Dumai yang dikelola oleh Dinas PU melalui Unit Pelayanan Air Bersih agar bisa mendapatkan air yang lebih bagus.

"Dirumah saya sampai sekarang masih terhenti. Agar bisa mandi dan menggunakan untuk keperluan rumah tangga terpaksa menimba. Pegel juga lengan dibuatnya. Mending kalau bisa berotot," katanya sambil menunjukan otot lenganya walaupun terlihat kurang berisi.

Dijelaskannya, air sumur warga yang tinggal di sekitar Dumai Kota warnanya Coklat. Sehingga untuk mendapatkan air yang lebih layak, ia berlangganan PDAM. Sebelumnya untuk memenuhui kebutuhan air bersih rumah tangga, ia terpaksa harus membeli.

"Biar tak sulit kadang harus menunggu air pesanan datang dari Bukit Batrem, saya berlangganan air PDAM sejak beberapa tahun belakangan," katanya.
Disebutkanya pelanggan lain, meskipun sudah ada yang dialirkan, tapi juga belum memuaskan.Pasalnya air yang mengalir tidak sesuai dengan harapanya. Sebab kondisinya keruh.

Tak hanya Iwan, sejumlah pelanggan lain juga mengeluhkan kondisi yang sama. Ifit, Warga Kelurahan Bintan menyebutkan, masalah air memang tak ada habisnya di Dumai."Kita berlangganan agar mendapat kualitas air yang baik. Tapi sekrang keruh," katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai, Zulkifli Said akhir pekan lalu mengakui kondisi air PDAM itu. Disebutkanya air PDAM Dumai saat ini sedang ada kendala. Masalahnya karena zat untuk pembersih air tersebut habis.

"Karena zat itu habis, jadi airnya keruh. Tapi kita sudah mengusahakan mendapatkanya sehingga bisa memperbaiki kualitas air yang dikirim kerumah pelanggan," katanya.Saat itu ia menyebutkan, akan segera mengalirkan air yang seperti biasa. Sehingga diharapkan kondisi terebut bisa berjalan normal. "Kondisi ini secepatnya akan kita perbaiki," katanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar